Pages

Senin, 24 November 2014

EDFAT: Praktikum Jaringan Komputer



Setiap Rabu merupakan jadwal rutinan mahasiswa 2 D3 Teknologi Multimedia Broadcasting B melakukan praktikum mata kuliah Jaringan Komputer. Didampingi dan diarahkan oleh bapak Sritrusta Sukaridhoto, ST. PhD selaku dosen pada mata kuliah tersebut. Saat itu (22/10/14) praktikum linux pada Pc router berlangsung, beberapa kelompok terlihat kebingungan dalam praktikum tersebut.
Untunglah bapak Dhoto singakat nama dari dosen jaringan komputer, tak segan untuk membantu dan mengarahkan mahasiswanya sampai bisa.

Senin, 17 November 2014

Wawancara Dosen: Berbagi Ilmu



Saat ditemuhi diselal-sela kegiatan perkuliahannya. Novita Astin merupakan salah satu dosen muda dan cantik yang bergabung di Jurusan D3 Teknologi Multimedia Broadcasting pada tahun 2013. Tahun ini merupakan tahun kedua beliau mengajar sebagai seorang dosen, sekaligus tahun pertama beliau menjadi salah seorang mahasiswi S2  Jurusan Elektronika di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya. Banyak sekali hal yang mengesankan ketika beliau harus membagi tugasnya sebagai dosen dan sebagai seorang mahasiswi. Seperti ketika beliau harus pintar-pintarnya membagi tugas dan waktunya untuk mahasiswanya di kampus dan untuk tugas-tugasnya yang bertumpuk ketika mengikuti perkuliahan.
Mengajar dan bisa  berbagi ilmu dengan siapapun merupakan hal yang sangat dicita-citakan oleh wanita yang kerap dipangggil Bu Nov oleh mahasiswanya ini. Walaupun ini baru tahun keduanya beliau mengajar sebagai seorang dosen. Tapi ini bukanlah kali pertama Bu Nov berbagi ilmu dengan sesama.  Pengalaman kerja yang dimiliki beliau selama 4 tahun di TransTV merupakan pengalaman terbesar beliau dalam hal berbagi ilmu. Beliau selau ditugaskan untuk membagikan ilmunya kepada juniornya di perusahan dan Bu Novita sangatlah menikmati perannya tersebut.  Dari pengalamannya tersebut akhirnya beliau memutuskan untuk mendaftar sebagai dosen di D3 Teknologi Multimedia, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya. Dalam perjalanan karirnya sebagai dosen ini, membuatnya tertuntut untuk melanjutkan pendidikan S2.
Belajar dan mengikuti perkuliahan lagi, setelah vakum beberapa tahun, merupakan tantangan tersendiri dari Bu Novita. Mengerjakan tugas, rajin datang ke perkuliahan merupakan rutinitas yang sedang asyik ditekuni oleh beliau. Walaupun beliau saat diperkuliahan statusnya menjadi mahasiswa, tapi beliau tetap menanamkan sikap berbagi ilmu kepada sesama temannya. Karena berbagi ilmu merupakan hal yang mengasyikkan untuk Bu Novita Astin. (18/11/1/* hnh)

Minggu, 02 November 2014

Praktikum 8 Flour Sack Waving (loop)

Flour Sack Waving (loop)


TUJUAN
Membuat animasi Flour Sack Waving (loop)

ALAT DAN BAHAN
- Laptop/ PC
- Pencil 2D
- Wacom Intuos3

DASAR TEORI
Masih seperti latihan sebelumnya, dasar teori kali ini masih mengacu pada Timing and Spacing, Arcs, Stretch and Squash.

Flour Sack Waving (loop)
Flour Sack Melambaikan (loop) memberi hidup kepada karakter, bahkan ketika itu berdiri diam. Setiap animator mengembangkan / gaya melambainya sendiri.


Timing and Spacing
Keahlian dalam pengaturan waktu dalam animasi diperoleh dengan pengalaman dan eksperimen pribadi, menggunakan metode trial and error dalam menyempurnakan teknik.
Gambar yang jumlahnya banyak akan menghasilkan gerakan lambat dan halus. Gambar sedikit menghasilkan gerakan lebih cepat dan lebih kasar.
Berbagai waktu lambat dan cepat dalam adegan menambahkan tekstur dan menarik bagi gerakan. Juga, ada waktu dalam ealis dari karakter untuk membangun suasana hati, emosi, dan reaksi terhadap karakter lain atau situasi.
Mempelajari gerakan eali dan penyanyi di atas panggung dan di film berguna ketika menghidupkan karakter manusia atau hewan.
Agar timing akurat, diperlukan pengaturan dope sheets pada animasi manual maupun timeline pada animasi digital, yang berisi keterangan tentang gerakan, dialog dan waktu.

Arcs
Pada animasi, ealis pergerakan tubuh pada manusia, binatang, atau makhluk hidup lainnya bergerak mengikuti pola/jalur (maya) yang disebut Arcs. Hal ini memungkinkan mereka bergerak secara ‘smooth’ dan lebih ealistic, karena pergerakan mereka mengikuti suatu pola yang berbentuk lengkung (termasuk lingkaran, elips, atau parabola). Sebagai contoh, Arcs ditunjukkan pada lintasan tangan saat melempar bola dan lintasan gerak bola di udara. 
Stretch and Squash

Pemberian unsur kelenturan yang berdampak pada perubahan bentuk pada sebuah gerakan agar menciptakan kesan benda yang berbobot dan bervolume dalam gerakan animasi.


Hasil Praktikum dengan menggunakan pencil 2D






Senin, 27 Oktober 2014

Senin, 20 Oktober 2014

Galeri Foto

1) Bermain Perosotan

Gb.1. Gadis kecil bermain perosotan

    Bermain perosotan adalah hal yang sangat mengasyikkan. Perainan perosotan sangat digemari oleh anak kecil. Minggu, (05/10) seorang gadis kecil menikmati permainan perosotan di Alun-alun kota Lamongan, dia terlihat sangat bergembira. Meskipun ia harus didampingi oleh orang tuanya saat bermain.


2) Mengayuh Rezeki Melewati Gedung Bank Mandiri
Gb.2. Mengayuh rezeki melewati gedung Bank Mandiri

      Siang itu (17/05) terlihat seorang tukang becak lelaki paruhbaya yang mengayu becak melewati gedung Bank Mandiri. Dengan sekuat tenagah beliau menggenjot pedal becak tua yang ditumpangi oleh seorang wanita yang membawa karung besar dan didudukinya. Itu semua beliau lakukan hanya untuk mengais rizeki yang halal.
 3) Penjual Sayur di Pagi Hari


Gb.3. Penjual sayur di pagi dini hari

      Mengais rizeki memang tidak pernah meandang waktu. Disaat orang lain sedang tertidur pulas di rumah, para penjual sayuran di Pasar Sidoarjo Lamongan (16/05)harus bersaing menjajakan barang dagangannyanya. Tak heran terkadang banyak penjual yang kelelahan, dan akhirnya memilih tertidur di lapak dagangannya demi mendapatkan uang untuk sesuap nasi.

 4) Asyiknya Bermain Air Bersama
Gb.4.  Bermain air

Minggu, (05/10) segerombolan anak terlihat menikmati air mancur yang berputar di tengah lapangan Alun-alun Lamongan, mereka bercanda tawa dan bergurau bersama dengan cipraratan air yang keluar. Tergambar suatu keceriaan masa kecil yang nyata dari gasture tubuh mereka.

Senin, 13 Oktober 2014

Nasi Boranan Khas Lamongan

gb.1 Makanan Khas Lamongan "Nasi Boranan"

gb.2. Macam-macam lauk Nasi Boran "ikan Sili"

gb.2. Macam-macam lauk Nasi Boran
    Lamongan merupakan kabupaten kecil yang terletak di Jawa Timur yang memiliki berbagai makanan khas. Seperti soto Ayam Lamongan, Tahu Campur, Wingko Babat dan Nasi boranan atau sego boranan. adalah makanan tradisional dan khas Lamongan, Jawa Timur.
Nasi Boranan, kata Boranan ini diambil dari tempat Nasi (wakul/tempat yang terbuat dari Anyaman Bambu ) yang di gendong dengan selendang pada punggung, Dan dijual di emperan atau trotoan di sudut-sudut Lamongan kota.
Nasi boranan, terdiri dari nasi, sambal bumbu merah yang terdiri dari rempah-rempah yang sudah di haluskan, dan berbagai lauk yang dapat dipilih adalah bervariasi, diantaranya daging ayam, jeroan, ikan bandeng, telur dadar, telur asin, tahu, tempe, udang, ceker, otak-otak bandeng dan urap-urap sayur.
     Khas nasi boranan yang tidak akan  ditemui pada menu lainnya, yaitu empuk, gimbal menyok, pletuk, dan ikan sili. “Empuk ini dibuat dari tepung terigu yang dibumbui dan di goreng membentuk bola-bola yang enak, gimbal menyok merupakan gimbal singkong yang dipadupadankan dan menghasilkan gimbal yang enak, pletuk terbuat dari nasi yang dikeringkan atau kacang, lalu dibumbui dan digoreng. Namanya diambil dari bunyi ketika makanan ini dikunyah, ‘pletuk, pletuk’. Sedangkan lauk ikan sili ini yang tak bisa ditemui setiap saat, karena termasuk ikan musiman. Ikan sili dulu lebih dikenal sebagai ikan hias, harganya lebih mahal dibanding daging ayam. Bentuk ikan ini panjang seperti belut, tidak kentara mana bagian kepala atau ekornya. Durinya pun hanya ada di bagian tengah.
      Nasi ini disajikan biasa dijajakan secara lesehan di sekitar kawasan pasar-pasar kota di Kabupaten Lamongan dan tidak membuka cabang diluar kota. Dan uniknya lagi adalah yang bisa memasak makanan ini sesuai cita rasanya adalah para warga asli dari dusun Kaotan, Lamongan. Harga Yang ditawarkanpun murah meriah sekitar Rp. 6.000,- sampai 17.000,- sesuai ikan yang dipilih. Dan dalam setiap porsinya adan mendapatkan nasi, urap-urap sayur, pletuk, empuk, gimbal menyok, tahu/tempe, rempeyek dan menu lauk yang pembeli ingin cicipi. Dan Nasi boran ini biasanya dijual pukul 04.30-08.30 dan 16.00- 04.30 secara bergiliran antar pedagang.

 

Blogger news

Blogroll

About

Hamidah Nur Hidayati|D3 Teknologi Multimedia Broadcasting 2013| Politeknik Elektronika Negeri Surabaya